Ekspor rajungan ke Thailand dan Amerika Serikat

Export blue swimming crab

Komoditas perikanan di Indonesia

Produk Domestik Bruto (PDB) sektor perikanan Indonesia didominasi oleh nilai ekspor lima komoditas utama yaitu udang, tuna, rajungan, cumi-cumi-gurita dan rumput laut. Pada 2017, nilai ekspor rajungan menempati peringkat ketiga terbesar setelah udang dan tuna. Sumber daya rajungan (Portunus pelagicus) merupakan potensi yang dimiliki dan bernilai ekonomi tinggi termasuk komoditas ekspor, dengan nilai US$ 152.739.729 (BPS 2018, diolah pada 2019). Ekspor meningkat terutama di pasar Asia, Eropa, dan Amerika. Rajungan diekspor dalam bentuk beku, segar dan olahan menggunakan HS Code 030614 (beku), 030624 (segar), dan 160510 (diproses) (KKP, 2022). Tapi, kegiatan ekspor masih belum mencapai nilai optimal, beberapa penyebabnya adalah (Lastri, 2016):

1). Rendahnya jumlah produksi kepiting di alam, karena terjadinya over eksploitasi terhadap populasi kepiting bertelur mengakibatkan kelangkaan bibit baru. 

2). Cara penangkapan kepiting yang tidak memenuhi standar internasional dengan sianida dan lainnya menyebabkan mutu kepiting Indonesia kalah bersaing mutu dengan negara competitor. 

3). Harga rajungan dan kepiting sebenarnya tergolong tinggi namun hal tersebut ternyata masih kurang menarik para investor untuk menanamkan modalnya pada budidaya kepiting. Faktor tingginya biaya operasional, resiko kerugian serta teknologi budidaya yang belum memadai masih menjadi menjadi pertimbangan.

China dan Amerika Serikat sebagai 2 rute ekspor rajungan terbesar di dunia

PT. Maju Bersama Karib adalah eksportir daging rajungan kaleng terhadap 2 rute utama ekspor dunia, yaitu Cina dan Amerika. China adalah salah satu pasar potensial untuk kepiting Indonesia. China sebenarnya memiliki sumber daya alam dan kepiting, tetapi produksinya tidak memenuhi kebutuhan nasional. Oleh karena itu, harus diimpor dari negara lain. Indonesia memasok rajungan ke China bersama dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya yaitu Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Arus ekspor ke China bisa melalui Thailand atau langsung ke China. Untuk memenuhi kebutuhan daging rajungan kaleng ke China dan AS, PT. MBK rutin melakukan kegiatan ekspor setiap 2 minggu/satu bulan sebanyak 3 kali.

Source:

Ihsan.,Tajuddin,M.,Abdullah,H., Zainuddin.2021. Sebaran Ukuran Rajungan Hasil Tangkapan Gillnet dengan Jarak Lokasi Penangkapan Berbeda di Perairan Kabupaten Pangkep. FPIK-Universitas Muslim Indonesia, Makassar.

Lastri.2016. Faktor Menurunnya Ekspor Kepiting Indonesia ke Amerika Serikat. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau. Vol. 3, No.2.

Anda Mungkin Juga Tertarik

BRC-Global Standard digunakan oleh pabrik yang melakukan tempat pengolahan makanan, seperti: tempat penyembelihan daging sapi, tempat pengalengan rajungan dll.

PT. Maju Bersama Karib (MBK) mengadakan vaksinasi pertama dan kedua, bekerjasama dengan UPT Puskesmas Kota Pasuruan

Rajungan di Indonesia

Vitamin dan Nutrisi yang dikandung oleh Rajungan yaitu kalsium, karbohidrat, fosfor, ferum, vitamin A dan vitamin B.

MAJU BERSAMA KARIB

Jl. Cemara No. 59, Bugul Lor, Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67129

(0343) 5630026 – (62) 811379611

Kunjungi Kami